Sabtu 25 Juli 2026 - 01:14
Arbain Husaini Telah Menjadi Gerakan Besar bagi Umat Islam

Hawzah / Hujjatul Islam Alimuhammadi mengatakan: Pawai Arbain Husaini, sebagai perkumpulan manusia terbesar di dunia, merupakan perwujudan dari cinta tanpa batas kepada Imam Husain (as) dan pembaruan janji setia dengan cita-cita Asyura.

Berita Hawzah – Hujjatul Islam Ali Alimuhammadi pada hari Kamis, 23 Juli 2026, dalam acara duka bulan Safar yang diselenggarakan di Masjid Muhammad Khan Bek menyatakan: Ritual Jalan kaki Arbain Husaini, sebagai perkumpulan manusia terbesar di dunia, merupakan perwujudan dari cinta tanpa batas kepada Imam Husain (as) dan pembaruan janji setia dengan cita-cita Asyura.

Hujjatul Islam Alimuhammadi menambahkan: Di jalan ini, para peziarah tidak sekadar menempuh jarak bermil-mil, tetapi mereka menjalani perjalanan spiritual; sebuah perjalanan di mana makna pelayanan, kebersamaan, pengorbanan, dan persaudaraan benar-benar terhayati.

Pengajar di Hawzah Ilmiyah Qazvin, Iran ini menegaskan: Ritual jalan kaki Arbain Husaini tidak hanya sekadar mengenang rute perjalanan dari Najaf ke Karbala; tetapi juga mengenang para pemuda yang membangun kehidupan mereka berdasarkan ajaran Imam Husain (as) dan memilih jalan syahadah di medan pertahanan keamanan dan kehormatan negara, baik dalam delapan tahun perang suci (Perang Iran-Irak), maupun dalam Perang 12 Hari, dan Perang Ramadhan.

Ia melanjutkan: Tahun ini, kehadiran masyarakat yang sangat besar dalam perkumpulan ini sangatlah penting mengingat situasi regional dan ancaman-ancaman dari kekuatan imperialisme global, dan dengan menyelenggarakan upacara ini secara megah, kita harus menunjukkan bahwa ancaman-ancaman dari kekuatan imperialisme global tidak berpengaruh apa-apa.

Hujjatul Islam Alimuhammadi menyatakan: Ritual jalan kaki Arbain Husaini saat ini telah menjangkau skala global dan, dengan pandangan luhur dari pemimpin syahid revolusi (Imam Sayyid Ali Khamenei), telah berubah menjadi gerakan besar bagi umat Islam.

Ia mengungkapkan: Ritual jalan kaki Arbain dan pergerakan megah masyarakat dari seluruh dunia dalam Arbain Husaini menunjukkan bahwa jalan, perilaku, dan garis perjuangan Imam Husain (as) terus berlanjut, dan hari demi hari jumlah para pecinta Sayyid asy-Syuhada (Imam Husain as) terus bertambah.

Kepala Pusat Konseling Hawzah Ilmiyah Qazvin, Iran ini menegaskan: Umat Islam, terutama kaum Syiah, tidak akan melupakan jihad dan pengorbanan Imam Husain (as) dalam peristiwa Karbala, dan pelajaran ini akan terus diwariskan kepada generasi-generasi berikutnya selamanya.

Ia mengungkapkan: Menghadiri Jalan Kaki Arbain Husaini tidak melelahkan, dan semua orang bergerak menuju satu tujuan dan cita-cita, dan cita-cita itu adalah keimanan dan cinta kepada Imam Husain (as).

Tagar

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha