Berita Hawzah – Wakil Pendidikan Hawzah Ilmiyah, Hujjatul Islam wal Muslimin Abu al-Qasim Moqimi-Haji, dalam acara ujian masuk Hawzah Ilmiyah Qom yang digelar pagi ini, Jumat, 17 Juli 2026, di Madrasah Mubarakah Faiziyah, menekankan pentingnya mengenali nilai dan kedudukan jalan pelajar agama sejak awal. Ia menyatakan bahwa pelajar agama bukan sekadar profesi atau pekerjaan untuk mencari nafkah, melainkan penerimaan tanggung jawab besar untuk meraih pengetahuan dan berupaya membimbing serta memajukan masyarakat. Ia juga mengingatkan para calon pelajar agama untuk senantiasa mengingat tujuan mulia ini sepanjang perjalanan, meskipun menghadapi berbagai rintangan dan naik-turun kehidupan.
Masuk ke Hawzah Ilmiyah; Memilih Jalan untuk Meraih Pengetahuan dan Mengabdi kepada Agama serta Masyarakat
Guru besar Hawzah Ilmiyah Qom menegaskan bahwa masuk ke Hawzah Ilmiyah adalah pilihan untuk meraih pengetahuan, menjalankan tanggung jawab, dan mengabdi kepada agama serta masyarakat. Ia mengingatkan para santri baru agar sejak awal memiliki pemahaman yang benar tentang jalan ini dan melangkah dengan tekad kuat. Ia juga menekankan pentingnya menjaga tujuan utama para pelajar agama —yaitu meraih pengetahuan dan berupaya membangun dunia serta akhirat umat— hingga akhir perjalanan, serta tidak melupakannya meskipun menghadapi berbagai kesulitan dan rintangan.
Para santri adalah para pejuang di medan dakwah agama dan prajurit Imam Zaman (as)
Hujjatul Islam wal Muslimin Moqimi-Haji, dengan menekankan misi para hawzawi dalam jalan menjadi prajurit Imam Mahdi (as) dan mewujudkan tuntutan syahid pemimpin Revolusi Islam tentang tercapainya "balagh mubin" (penyampaian yang jelas), mengatakan: Para santri harus memandang diri mereka sebagai pejuang di medan dakwah agama dan berupaya dalam menjelaskan serta menyampaikan ajaran-ajaran Islam di berbagai bidang.
Beliau, dengan merujuk pada luasnya medan dakwah agama, menyatakan: Dakwah agama memiliki wilayah yang sangat luas dan tidak terbatas hanya pada satu bidang atau metode tertentu. Mulai dari mereka yang bergerak di perbatasan ilmu dan pemikiran untuk berteori dan memproduksi ilmu, hingga mereka yang menyampaikan, menjelaskan, dan membuat ilmu yang telah diproduksi itu dapat dipahami oleh masyarakat—semuanya memiliki peran di bidang ini dan turut serta dalam jalan ini.
Semua pelaku di bidang dakwah agama turut serta dalam jalan ini dan akan mendapat pahala
Wakil Pendidikan Hawzah Ilmiyah menambahkan: Setiap orang yang, sesuai dengan kemampuannya, melangkah di jalan menjelaskan, menyampaikan, dan menyebarkan ajaran agama, maka ia turut serta dalam gerakan besar ini dan akan mendapat pahala, dan hal ini merupakan kebanggaan besar bagi semua pelaku di bidang ini.
Beliau, dengan menyatakan bahwa tujuan utama menjadi santri adalah mengabdi kepada agama dan menjadi prajurit Imam Zaman (as), menegaskan: Kami berharap dalam jalan ini, kita tidak pernah melupakan tujuan utama kita, dan senantiasa dengan memperhatikan misi besar ini, melanjutkan jalan pertumbuhan, belajar, menyucikan diri, dan mengabdi kepada agama.
Pelaksanaan Serentak Ujian Masuk Tingkat Siklus di Seluruh Negeri
Hujjatul Islam wal Muslimin Moqimi-Haji, dengan merujuk pada pelaksanaan serentak ujian masuk tingkat siklus di seluruh negeri, menyatakan: Dengan karunia Allah, hari ini ujian ini dilaksanakan secara serentak di seluruh negeri; tentu saja, di beberapa provinsi yang terdampak peristiwa perang, pelaksanaan ujian ditunda ke waktu lain.
Hujjatul Islam wal Muslimin Moqimi-Haji menyampaikan kepada para calon peserta dan mereka yang berminat untuk belajar di hawzah-hawzah ilmiyah: Saya berharap kalian senantiasa teguh pendirian, tekun, giat, dan bersemangat dalam jalan ini, dan lanjutkanlah jalan yang berharga ini dengan motivasi dan harapan.
Komentar Anda