Sabtu 18 Juli 2026 - 06:55
Menegakkan Agama Islam Membutuhkan Perjuangan dan Pengorbanan

Hawzah / Hujjatul Islam wal Muslimin Alamzadeh Nuri dengan menekankan bahwa misi para pelajar agama adalah mengabdikan seluruh hidupnya di jalan menegakkan agama Ilahi, menyatakan: Menegakkan agama Islam dan mazhab Ahlulbait (as) tidak mungkin tercapai kecuali dengan perjuangan, pengorbanan jiwa, dan pengorbanan harta.

Berita Hawzah – Ujian masuk Hawzah Ilmiyah Provinsi Tehran hari ini, tanggal 17 Juli 2026, diadakan dengan dihadiri oleh para calon peserta pada jenjang tinggi, diploma, menengah, dan menengah pertama di Makam Suci Imam Khomeini (ra).

Hujjatul Islam wal Muslimin Muhammad Alamzadeh Nuri, Wakil Bidang Pembinaan Hawzah Ilmiyah Seluruh Negeri, di sela-sela ujian ini dan di hadapan keluarga para calon peserta, menyatakan bahwa beberapa profesi ketika disebutkan namanya, fungsi dan definisinya sudah jelas bagi masyarakat. Ia mengatakan: "Beberapa profesi memerlukan definisi, dan menjadi pelajar agama serta rohaniwan adalah termasuk di antaranya."

Wakil Bidang Pembinaan Hawzah Ilmiyah Seluruh Negeri menambahkan: "Organisasi-organisasi besar seperti Pasukan Pengawal Revolusi Islam, Tentara Republik Islam, Kementerian Pertahanan, dan beberapa lembaga lainnya didirikan untuk memenuhi kebutuhan kita akan keamanan, sebagaimana berbagai lembaga didirikan untuk memenuhi kebutuhan manusia akan makanan dan obat-obatan."

Ia melanjutkan: "Kebutuhan seperti keamanan, makanan, dan obat-obatan adalah kebutuhan bersama antara manusia dan hewan, tetapi kebutuhan kepada Allah, kebutuhan kepada agama, dan kebutuhan kepada alam malakut (kerajaan langit) adalah khusus bagi manusia. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan ini, didirikanlah sebuah lembaga yang bernama Hawzah (lembaga pendidikan agama)."

Rohaniwan dan para pelajar agama bekerja dengan jiwa manusia yang abadi

Hujjatul Islam wal Muslimin Alamzadeh Nuri, dengan menyatakan bahwa pekerjaan seorang rohaniwan berkaitan dengan jiwa dan pikiran manusia, mengungkapkan: "Rohaniwan dan para pelajar agama bekerja dengan jiwa manusia yang abadi, dan nilai pekerjaan rohaniwan sangat tinggi karena pentingnya hal tersebut."

Wakil Bidang Pembinaan Hawzah Ilmiyah Seluruh Negeri menyatakan: "Jika tidak ada dokter, kehidupan duniawi kita yang berusia tujuh puluh, delapan puluh tahun akan terganggu, tetapi jika tidak ada rohaniwan, maka kehidupan abadi manusia akan terganggu. Hawzah-Hawzah Ilmiyah didirikan untuk menegakkan agama Allah, sehingga jika tidak ada para pengelola hawzah, agama Allah akan menghadapi bahaya besar."

Hujjatul Islam wal Muslimin Alamzadeh Nuri, dengan merujuk pada berbagai dimensi kehidupan manusia, menekankan: "Para santri dituntut untuk mengabdikan seluruh hidup mereka untuk agama Allah dan menegakkan mazhab Ahlulbait as. Menegakkan agama Islam dan mazhab Ahlulbait as tidak mungkin tercapai kecuali dengan perjuangan dan pengorbanan."

Ia menegaskan: "Agama Allah diperoleh melalui jihad dan pengorbanan ribuan ulama dan fakih, dan para mujtahid ini telah merasakan pahit getirnya perjuangan. Allamah Askari menekankan, ketika saya menjadi seorang santri, saya menulis dengan jari di dahi saya sendiri: 'Wakaf, dan selama yang saya tahu, saya tidak pernah menggunakan harta wakaf di luar tempat yang telah ditentukan untuknya.'"

Tagar

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha