Berita Hawzah – Najaf Al-Ashraf hari ini menyaksikan kehadiran luas dan langka dari berbagai lapisan masyarakat Irak dalam upacara pemakaman bersejarah Imam Sayyid Ali Khamenei dan keluarga syahid beliau; acara yang hari ini sedang berlangsung di kota-kota suci Najaf dan Karbala, dan diiringi dengan kehadiran masyarakat dari berbagai suku, etnis, dan arus politik di Irak.
Para pelayat, dengan kehadiran yang penuh semangat dan meneriakkan slogan-slogan keagamaan serta epik, di samping mengungkapkan duka mendalam mereka, juga menegaskan kelanjutan jalan perlawanan dan pemeliharaan persatuan umat Islam. Suasana acara dipenuhi dengan emosi, air mata, doa, dan solidaritas, dan banyak dari yang hadir menggambarkan kehadiran ini sebagai pembaruan janji dengan cita-cita Islam, marja'iyah (otoritas keagamaan), dan perlawanan Islam.
Kehadiran luas masyarakat Irak dalam acara ini, menurut para pengamat, dinilai sebagai simbol dari ikatan mendalam antara bangsa Irak, marja'iyah Syiah, Republik Islam Iran, dan front perlawanan; sebuah ikatan yang terbentuk di atas landasan keyakinan agama, kesamaan sejarah, dan cita-cita yang sama.
Menjelang pelaksanaan acara penyambutan jenazah pemimpin syahid, sebuah delegasi tinggi dari "Kerangka Koordinasi" Irak tiba di Bandara Najaf Al-Ashraf.
Delegasi ini datang ke Najaf untuk berpartisipasi dalam upacara penyambutan resmi pemerintah dan rakyat. Secara bersamaan, Komite Tinggi Penyelenggara Upacara Pemakaman telah mengumumkan bahwa seluruh persiapan logistik dan teknis yang diperlukan untuk penyelenggaraan acara yang megah ini di kota-kota suci Najaf Al-Ashraf dan Karbala Al-Mu'alla telah disiapkan.
Para pelayat menegaskan bahwa pertemuan besar ini, selain menunjukkan persatuan dan solidaritas antar bangsa di kawasan, juga membawa pesan jelas bahwa front perlawanan masih tetap mendapat dukungan rakyat, dan setiap ancaman atau tekanan terhadapnya akan dihadapi dengan kohesi dan keteguhan bangsa-bangsa Muslim.
Upacara pemakaman ini sejak semalam telah berlangsung dengan penyambutan oleh para pejabat kedua negara Irak dan Iran di bandara, dan selanjutnya diiringi oleh kehadiran massa pelayat, pembacaan Al-Qur'an, pembacaan ratapan, serta slogan-slogan pemersatu, dan menampilkan pemandangan-pemandangan abadi tentang cinta, kesetiaan, dan solidaritas masyarakat Irak kepada pemimpin syahid Revolusi Islam Iran.
Al-Hashd Al-Sya'bi (Pasukan Mobilisasi Rakyat) Irak mengumumkan: Lebih dari 2,3 juta orang berpartisipasi dalam pemakaman pemimpin syahid umat di Najaf Al-Ashraf.
Ali Faleh Al-Zayidi, Perdana Menteri Irak, tiba di Provinsi Najaf Al-Ashraf untuk menghadiri upacara penyambutan jenazah Imam Syahid Sayyid Ali Khamenei.
Kantor Media Perdana Menteri dalam sebuah pernyataan mengumumkan: Perdana Menteri, Ali Faleh Al-Zayidi, telah tiba di Provinsi Najaf Al-Ashraf untuk menghadiri upacara penyambutan jenazah pemimpin Republik Islam Iran, otoritas keagamaan yang agung, Ayatullah Al-Uzhma Sayyid Ali Husaini Khamenei.
Brigadir Sa'ad Ma'an, Kepala Staf Media Keamanan Irak, dalam konferensi pers bersama dengan Yusuf Kinawi, Gubernur Najaf Al-Ashraf, mengumumkan: Seluruh persiapan untuk tasyyi' jenazah pemimpin syahid, Yang Mulia Ayatullah Al-Uzhma Imam Sayyid Ali Husaini Khamenei (semoga rohnya disucikan), di Karbala Al-Mu'alla dan Najaf Al-Ashraf telah selesai.
Ia menambahkan bahwa lebih dari 3.000 jurnalis berpartisipasi dalam liputan media acara ini.
Ma'an menyatakan bahwa seluruh persiapan terkait upacara pemakaman jenazah pemimpin syahid di Karbala Al-Mu'alla dan Najaf Al-Ashraf telah selesai sepenuhnya.
Dengan menekankan bahwa tidak ada halangan bagi kehadiran tokoh atau individu mana pun dalam upacara tasyyi', ia merujuk pada pembentukan komite tinggi untuk mengawasi rencana khusus acara ini.
Jumlah peserta dalam upacara tasyyi' jenazah suci pemimpin syahid, Ayatullah Al-Uzhma Sayyid Ali Khamenei, di kota Najaf Al-Ashraf telah melampaui angka 2,3 juta orang, dan seiring dengan terus berlanjutnya gelombang kedatangan para pelayat dari seluruh Irak, angka ini terus meningkat.
Menurut informasi dari Pemerintah Provinsi Karbala: Diperkirakan 7 juta orang akan berpartisipasi dalam pemakaman Imam Syahid Umat.






Komentar Anda