Berita Hawzah – Pawai ini diselenggarakan pada hari Ahad, 28 Juni 2026, bertepatan dengan peringatan Asyura Husaini 1448 H. Ratusan warga Syiah dan pecinta Keluarga Nabi (as), bersama sejumlah ulama dan tokoh agama termasuk Syekh Hamid Jalalah, serta berbagai lapisan masyarakat, hadir dalam acara ini untuk mengenang dan menghidupkan kembali semangat epik Karbala, serta menghormati pengorbanan dan perjuangan Imam Husain (as) dalam membela kebenaran dan keadilan.
Para peserta pawai, dalam suasana penuh duka dan kesedihan, bergerak dengan tertib dan khidmat, mengekspresikan rasa berkabung dan kecintaan mereka kepada cucu Rasulullah Saww—sang imam yang secara zalim gugur di tanah Karbala dalam perjuangan melawan kezaliman, menjaga kehormatan Islam, dan membela martabat kemanusiaan.
Di sela-sela acara tersebut, Hujjatul Islam wal Muslimin Syekh Hamid Jalalah Mawakinengeh menekankan pentingnya menghidupkan pesan Asyura dan menyatakan bahwa gerakan Imam Husain (as) adalah mazhab abadi yang mengajarkan nilai-nilai berharga kepada umat manusia, seperti menuntut keadilan, keberanian, persatuan, solidaritas, dan pengorbanan dalam mengabdi kepada masyarakat.
Pawai ini diakhiri dengan pembacaan doa dan permohonan untuk terciptanya perdamaian, persatuan, dan solidaritas di Tanzania serta di seluruh dunia. Para peserta menegaskan komitmen mereka untuk terus menghidupkan gerakan dan pesan Imam Husain (as) serta mewariskannya kepada generasi sekarang dan mendatang.
Komentar Anda