Selasa 28 April 2026 - 07:29
Revolusi Islam Selalu Berdiri Melawan Hegemoni Amerika dan Israel

Hawzah/ Hujjatul Islam wal Muslimin Sayyid Sajid Ali Naqvi, Ketua Dewan Ulama Syiah Pakistan, dalam pernyataannya mengatakan: "Jika di dunia ini ada pihak yang melawan dan menantang hegemoni Amerika Serikat dan Israel, maka pihak itu adalah Revolusi Islam Iran. Oleh karena itu, permusuhan utama tertuju pada ruh dan pesan revolusi ini."

Berita Hawzah – Hujjatul Islam wal Muslimin Sayyid Sajid Ali Naqvi, Ketua Dewan Ulama Syiah Pakistan, dalam pernyataannya mengatakan bahwa tujuan utama dari pembunuhan terhadap pemimpin syahid, Ayatullah Agung Sayyid Ali Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam, pada hakikatnya adalah untuk mengakhiri Revolusi Islam. Sebab revolusi ini adalah gerakan yang selama bertahun-tahun telah menantang sistem hegemoni, kolonialisme, perbudakan, kezaliman, ketidakadilan, dan struktur kelas yang menguasai dunia. Dan jika di dunia ini ada pihak yang melawan dan menantang hegemoni Amerika dan Israel, maka itu adalah Revolusi Islam Iran. Oleh karena itu, permusuhan utama juga tertuju pada ruh dan pesan revolusi ini.

Ketua Dewan Ulama Syiah Pakistan itu menambahkan, musuh-musuh dengan membunuh Ayatullah Agung Sayyid Ali Khamenei berusaha memadamkan ruh revolusi. Maka dari itu, menghidupkan ruh ini dan menjaga pesan revolusi adalah kewajiban kita semua.

Ia melanjutkan, isu-isu seperti kebebasan, kemerdekaan, pembebasan Al-Quds (Yerusalem), dan pembelaan terhadap hak-hak rakyat Palestina adalah termasuk masalah yang diangkat oleh Revolusi Islam ke tingkat global. Sebelum revolusi, banyak orang bahkan tidak memiliki kesadaran yang cukup tentang hak-hak rakyat Palestina dan pendudukan Al-Quds, sementara hari ini kewajiban semua orang adalah menyuarakan pembebasannya.

Ulama terkemuka Pakistan ini juga menyatakan bahwa ia sangat memahami kondisi internal Pakistan, dan dengan kebijaksanaan serta kehati-hatian telah dilakukan langkah-langkah sehingga kebijakan negara diarahkan ke jalur yang benar. Dan hari ini Pakistan di mata Iran dan Revolusi Islam tergolong sebagai negara terpercaya, dan dalam hal ini upaya mereka juga turut berperan.

Dalam pernyataannya, ia juga menyoroti upaya-upaya menciptakan suasana persatuan dan kesatuan di negara itu, seraya mengatakan bahwa langkah-langkah praktis selalu dilakukan untuk memperkuat solidaritas.

Ketua Dewan Ulama Syiah Pakistan selanjutnya menyatakan bahwa fatwa pemimpin syahid tentang larangan menghina hal-hal yang disucikan dan penekanan pada persatuan telah berperan penting dalam memperkuat solidaritas ini.

Ia menambahkan, proses sektarianisme, pembentukan kelompok, dan pengerahan pasukan yang dimulai di negara itu sebenarnya adalah upaya untuk melemahkan dukungan terhadap Revolusi Islam.

Di akhir pernyataannya, Hujjatul Islam wal Muslimin Sayyid Sajid Ali Naqvi menekankan pentingnya memperkuat persatuan, empati, toleransi, kesabaran, dan gerakan kolektif di tengah barisan umat, dan mengatakan: "Inilah ruh revolusi."

Ia juga merekomendasikan agar perilaku-perilaku negatif dihindari, dan orang-orang di sekitar juga dicegah dari pendekatan-pendekatan semacam itu, sehingga tercipta suasana yang lebih baik dan konstruktif di masyarakat, dan umat dapat memainkan peran efektifnya.

Tagar

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha