Berita Hawzah – Dr. Mi'rajul Huda Sadiqi , seorang ulama Ahlus Sunnah dan petinggi senior Jamaat-e-Islami Pakistan, dalam pernyataannya menyatakan: "Pemimpin agung yang syahid, Ayatullah Agung Sayyid Ali Khamenei, dengan menapaki jalur Karbala, telah melakukan pengorbanan besar sehingga menghidupkan kembali kenangan Karbala bagi kita. Kita dahulu hanya membaca Karbala dalam sejarah, namun kini kita menyaksikannya secara nyata."
Lebih lanjut, ia mengatakan: "Pemimpin agung yang syahid bukan hanya pemimpin bagi Iran, tetapi juga merupakan pemimpin bagi seluruh umat Islam."
Dr. Mi'rajul Huda Sadiqi , dalam pernyataannya, juga merujuk pada penguasaan Iran atas Selat Hormuz. Ia mengatakan: "Penguasaan penuh Iran atas Selat Hormuz dan ketidakmampuan Amerika Serikat telah menenggelamkan tatanan global baru Amerika di perairan Hormuz. Kini Iran-lah yang sedang membentuk tatanan dunia baru, bukan Amerika. Era kesewenang-wenangan Amerika telah berakhir. Hanya orang-orang yang kami izinkanlah yang dapat menyeberangi Selat Hormuz."
Ia juga menyampaikan terkait kepemimpinan baru, Sayyid Mujtaba Khamenei, "Iran di bawah kepemimpinannya telah dengan berani dan teguh melawan Amerika Serikat dan telah mempermalukannya. Perlawanan ini menyebabkan negara-negara lain di dunia juga berani mengatakan 'tidak' terhadap kebijakan hegemonik Amerika. Karena itu, kini negara-negara seperti Inggris, Spanyol, Jerman, dan bahkan NATO pun menunjukkan perlawanan terhadap tuntutan-tuntutan Amerika."
Sebagai penutup, Dr. Sadiqi menegaskan: "Kini Sayyid Mujtaba Khamenei bukan hanya pemimpin Iran, tetapi juga merupakan pemimpin bagi seluruh umat Islam, dan mengingat beliau adalah putra dari sosok yang agung, maka harapan akan kepemimpinan yang berani dan berwibawa dari beliau adalah hal yang sangat wajar."
Komentar Anda