Selasa 5 Mei 2026 - 17:37
Para Ulama Ahlussunnah Senantiasa Membela Kepentingan Nasional dan Persatuan Islam

Hawzah/ Hujjatul Islam wal Muslimin Gholamali menyinggung keprihatinan lama pemimpin syahid Revolusi Islam dan berkata: “Pembentukan umat Islam yang satu (ummatan wahidah)” senantiasa menjadi penekanan pemimpin syahid.

Berita Hawzah – Hujjatul Islam wal Muslimin Mahdi Gholamali, Sekretaris Dewan Perencanaan Madrasah Ilmu Keagamaan Ahlussunnah tingkat nasional, bersama sejumlah deputi melakukan kunjungan ke Pusat Media Hawzah Ilmiyah serta meninjau berbagai bagian Kantor Berita Hawzah.

Pada sebuah pertemuan dengan Hujjatul Islam wal Muslimin Reza Rostami, penanggung jawab Pusat Media Hawzah Ilmiyah, serta sejumlah manajer pusat tersebut, ia dengan merujuk pada sebuah hadis Nabi Muhammad (saww) mengatakan: Nabi bersabda, “Semoga Allah mencerahkan (membahagiakan) seorang hamba yang mendengar ucapanku, memahaminya dengan baik, lalu menyampaikannya kepada orang yang belum mendengarnya.”

Kepedulian 50 tahun pemimpin syahid Revolusi Islam terhadap pembentukan “umat yang satu”

Hujjatul Islam wal Muslimin Gholamali menyinggung salah satu kepedulian lama pemimpin syahid Revolusi Islam dan mengatakan: “Pembentukan umat Islam yang satu (ummatan wahidah)” senantiasa menjadi penekanan beliau.

Sekretaris Dewan tersebut menambahkan: pemimpin revolusi berulang kali menegaskan, “Saya telah lebih dari lima puluh tahun memiliki kepedulian terhadap pembentukan umat yang satu; sejak masa saya berada di Masjid Karamat di Mashhad hingga hari ini ketika saya memikul tanggung jawab kepemimpinan.” Bahkan dalam pertemuan-pertemuan terakhirnya pun, beliau tetap menekankan isu persatuan.

Persatuan dunia Islam satu-satunya jalan menghadapi Amerika

Ia menegaskan bahwa hal ini tidak dapat diwujudkan hanya dengan instruksi, perencanaan semata, atau pekerjaan administratif. Salah satu dimensinya adalah perlunya persatuan agar dapat menghadapi musuh bersama. Menurutnya, saat ini persatuan dunia Islam merupakan satu-satunya jalan untuk menghadapi Amerika.

Kepedulian bersama ulama Syiah dan Sunni: agama, negara, dan jihad

Ia menekankan adanya kesamaan pemikiran dan praktik antara ulama dua mazhab, dengan menyatakan bahwa ulama Ahlussunnah, sebagaimana ulama Syiah, memiliki kepedulian terhadap agama, negara, dan isu jihad, serta telah memberikan banyak layanan pada masa pertahanan suci dan di berbagai bidang lainnya.

Syahidnya ulama Ahlussunnah oleh kelompok Komala di Kurdistan

Hujjatul Islam wal Muslimin Gholamali juga menyinggung peristiwa di Provinsi Kurdistan pada awal kemenangan Revolusi Islam dan mengatakan: di Kurdistan terdapat ulama yang menolak menghina Imam Khomeini. Kelompok Komala kemudian membunuh mereka secara tragis.

Ia menegaskan bahwa saat ini juga terdapat ulama Ahlussunnah yang terkemuka dan pejuang di berbagai wilayah negara yang tetap aktif, meskipun menghadapi ancaman dari pihak asing, namun mereka tetap hadir tanpa rasa takut.

Di akhir pernyataannya, ia menyampaikan harapan agar Pusat Media dan Ruang Siber Hawzah Ilmiyah dapat lebih memperhatikan dan mempublikasikan potensi madrasah serta ulama Ahlussunnah.

Para Ulama Ahlussunnah Senantiasa Membela Kepentingan Nasional dan Persatuan Islam

Para Ulama Ahlussunnah Senantiasa Membela Kepentingan Nasional dan Persatuan Islam

Tagar

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha