Kamis 23 April 2026 - 17:47
Ayatullah Agung Nouri Hamedani: Persatuan Rakyat Gagalkan Rencana Musuh

Hawzah/ Yang Mulia Ayatullah Nouri Hamedani menegaskan: Dari seluruh pihak yang peduli terhadap negara Iran diharapkan untuk menghindari segala bentuk pernyataan atau tindakan yang dapat melemahkan front dalam negeri atau—na‘udzubillah—merusak upaya para perunding.

Berita Hawzah – Yang Mulia Ayatullah Nouri Hamedani dalam sebuah pesan, dengan menyinggung kondisi terkini negara Iran, menegaskan: Dalam situasi seperti ini, hal yang dapat menggagalkan rencana musuh adalah menjaga persatuan, memperkuat kesatuan di bawah kepemimpinan, serta kewaspadaan dan kepercayaan kepada putra-putra bangsa di bidang pertahanan, pelaksanaan, dan diplomasi.

Marja' taklid ini menegaskan bahwa tanpa keraguan, kehadiran masyarakat yang sadar dan disertai dengan ketajaman pandangan—yang insyaallah akan terus berlanjut hingga berakhirnya fitnah—akan menyebabkan keputusasaan musuh.

Beliau juga meminta seluruh pihak yang peduli terhadap negara Iran untuk menghindari segala bentuk pernyataan atau tindakan yang dapat melemahkan front dalam negeri atau—na‘udzubillah—merusak upaya para perunding.

Berikut isi lengkap pesan Yang Mulia Ayatullah Nouri Hamedani:

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Hari-hari yang sedang kita jalani ini merupakan salah satu periode paling penting dan paling sensitif dalam sejarah Republik Islam. Musuh-musuh bangsa dan negara ini, terutama Amerika Serikat, rezim Zionis, dan para sekutu regional mereka, dengan segala kemampuan berupaya untuk melemahkan Iran Islam dan tidak segan melakukan berbagai konspirasi dan permusuhan.

Dalam kondisi seperti ini, yang dapat menggagalkan rencana musuh adalah menjaga persatuan, memperkuat kesatuan di bawah kepemimpinan, serta kewaspadaan dan kepercayaan kepada putra-putra bangsa di bidang pertahanan, pelaksanaan, dan diplomasi.

Rakyat Iran yang mulia hendaknya mengetahui bahwa pada masa ini, angkatan bersenjata dan para pejabat eksekutif negara, dengan mempertimbangkan kondisi sensitif yang ada, bekerja bersama-sama dengan seluruh kemampuan mereka dalam melayani dan menjaga kepentingan nasional. Tanpa keraguan, kehadiran masyarakat yang sadar dan disertai dengan ketajaman pandangan—yang insyaallah akan terus berlanjut hingga berakhirnya fitnah—akan membuat musuh putus asa.

Atas dasar itu, diharapkan dari seluruh pihak yang peduli terhadap negara untuk menghindari segala bentuk pernyataan atau tindakan yang dapat melemahkan front dalam negeri atau—na‘udzubillah—merusak upaya para perunding. Jelas bahwa para tokoh ini, khususnya Bapak Dr. Ghalibaf, dengan pemahaman penuh terhadap tipu daya, ketidaksetiaan, dan rekam jejak pihak lawan, serta dengan memperhatikan kekhawatiran dan tuntutan rakyat, melangkah di arena ini.

Insyaallah dengan berpegang pada arahan Imam Khomeini (ra), pemimpin syahid (semoga rahmat Allah tercurah atas keduanya), serta Pemimpin Tertinggi (semoga keberkahannya senantiasa berlanjut), yang menekankan pentingnya menjaga persatuan, solidaritas, dan menghindari segala bentuk perpecahan, kita akan mampu melewati tahap sensitif ini dengan kehormatan dan kebanggaan, dan musuh-musuh bangsa ini akan tetap kecewa dan gagal.

1 Ordibehesht 1405 / 21 April 2026
Hossein Nouri Hamedani

Tagar

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha