Kamis 13 Agustus 2026 - 07:48
Sirah Nabi Muhammad SAWW dan Ahlulbait AS adalah Jalan Keselamatan dan Persatuan Umat Islam

Hawzah / Hujjatul Islam wal Muslimin Sayyid Sajid Ali Naqvi dalam sebuah pernyataannya menegaskan: Dengan mengesampingkan perbedaan-perbedaan cabang dan berpegang pada kesamaan-kesamaan, umat Islam dapat meneladani sirah Nabi Muhammad saw dan keluarga kenabian as untuk membuka jalan perdamaian, persaudaraan, toleransi, dan persatuan dalam masyarakat Islam.

Berita Hawzah – Hujjatul Islam wal Muslimin Sayyid Sajid Ali Naqvi, Ketua Dewan Ulama Syiah Pakistan, dalam pernyataannya menyambut peringatan 28 Shafar, yaitu hari wafatnya Nabi Muhammad Saww dan syahadahnya Imam Hasan al-Mujtaba as, menyatakan: Jika umat manusia, khususnya umat Islam, mengamalkan sirah dan sunnah Nabi Muhammad Saww, niscaya banyak masalah dan kekacauan di dunia akan terselesaikan.

Beliau menambahkan: Setelah wafatnya Nabi Muhammad Saww, Al-Qur'an dan Ahlulbait dijadikan sebagai dua sumber petunjuk dan pembinaan bagi manusia, dan Ahlulbait as telah memberikan bimbingan yang sangat berharga dalam segala aspek untuk menyelamatkan umat Islam. Mereka dengan ucapan, perilaku, dan tindakan mereka menunjukkan jalan keluar masalah-masalah keagamaan, sosial, individu, dan keduniawian manusia, serta melaksanakan tanggung jawab membimbing umat setelah Nabi Muhammad Saww dengan sebaik-baiknya.

Ulama terkemuka asal Pakistan ini, seraya merujuk pada pribadi luhur Imam Hasan al-Mujtaba as, menyatakan: Imam Hasan as, sebagaimana kakeknya yang mulia Nabi Muhammad Saww, ayahnya yang terhormat Ali bin Abi Thalib as, dan ibunya yang agung Fatimah az-Zahra as, merupakan teladan sempurna bagi umat manusia. Kedermawanan dan kemurahan hati, kesabaran dan ketabahan, sifat pemaaf dan pengampunan, serta rasa iba dan kasih sayang adalah ciri-ciri paling menonjol dari beliau; bahkan musuh-musuh pun mengakui keagungan dan keutamaan akhlak beliau. Karena kedermawanan Imam Hasan as yang tiada tara, beliau diberi gelar "Karim Ahlilbait".

Beliau melanjutkan: Jika kita ingin melihat wujud nyata dari sirah Nabi Muhammad Saww dalam kehidupan, maka kita harus mempelajari sirah Imam Hasan al-Mujtaba as; karena Nabi Muhammad Saww, Ali bin Abi Thalib as, dan Fatimah az-Zahra as telah mendidik Imam Hasan as sedemikian rupa sehingga ciri-ciri akhlak dan perilaku Nabi Muhammad Saww tampak jelas dalam diri beliau.

Ketua Dewan Ulama Syiah Pakistan menegaskan: Nabi Muhammad Saww sendiri dalam berbagai hadis telah menyebutkan kedudukan dan martabat Imam Hasan as. Imam Hasan as, dengan mengikuti sirah kakeknya yang mulia Nabi Muhammad Saww, mengajak manusia kepada perdamaian, kasih sayang, toleransi, dan hidup berdampingan. Dengan memilih jalan perdamaian, beliau menunjukkan bahwa Ahlulbait Nabi Saww siap berkorban apa pun demi menjaga agama Islam, kemaslahatan umat, serta mencegah perselisihan dan pertumpahan darah.

Beliau selanjutnya, merujuk pada kondisi kritis dunia Islam, menyatakan: Di masa yang penuh fitnah dan dalam situasi sulit saat ini, kita harus melampaui perbedaan-perbedaan cabang dan kecil, serta menekankan pada ratusan titik kesamaan di antara umat Islam. Kita perlu menjadikan sirah Nabi Muhammad Saww dan keluarga Nabi as sebagai teladan, serta menempuh jalan perdamaian dan hidup berdampingan, toleransi dan kesabaran, ilmu dan kebijaksanaan, persaudaraan dan persatuan.

Hujjatul Islam wal Muslimin Sayyid Sajid Ali Naqvi di akhir pernyataannya menekankan: Inilah jalan yang mendatangkan keridaan Allah SWT dan kebahagiaan Nabi Muhammad Saww, dan keselamatan serta kebahagiaan dunia dan akhirat manusia juga terletak pada menempuh jalan ini.

Tagar

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha