Berita Hawzah – Ahmad, salah satu penyelenggara acara ini, mengatakan: "Kami mengadakan acara untuk dialog terbuka antara masyarakat umum dan umat Muslim. Kami membuka pintu-pintu masjid pada waktu yang telah diumumkan untuk semua orang, menyambut mereka, menjamu para tamu, dan menjawab semua pertanyaan mereka tentang Islam."
"Kami menjelaskan rencana acara kami terlebih dahulu kepada semua anggota, kemudian mencetak selebaran tulisan, dan mengajak para hadirin untuk datang ke masjid, mengajukan pertanyaan-pertanyaan mereka, dan mendapatkan jawaban atas keraguan-keraguan keagamaan," tambahnya.
Ia menambahkan: "Pemerintah kami sayangnya mempromosikan anggapan bahwa Islam ingin memaksakan kerangka ekstrem yang disebut syariat wajib kepada masyarakat dan mengeksploitasi rakyat, tetapi ini tidak benar. Syariat adalah jalan menuju kebahagiaan masyarakat dan umat manusia, dan syariat dibawa oleh Nabi dari Allah untuk kita."
Muhammad Al-Itsi, imam jamaah masjid, juga menyambut baik semua keluarga dan dalam wawancaranya dengan para wartawan menambahkan: "Masjid adalah surga dan tempat yang menenangkan bagi semua hamba Allah. Pintu-pintu masjid hari ini terbuka lebar untuk semua orang, dan masyarakat serta keluarga-keluarga di bawah sinar matahari yang indah ini melangkah masuk ke masjid dan menanyakan pertanyaan-pertanyaan mereka tentang Islam kepada kami."
Komentar Anda