Berita Hawzah – Dewan Koordinasi Dakwah Islam dengan mengeluarkan pernyataan, sekaligus memperingati hari syahidnya Sayyid Hasyim Shafi al-Din dan memberikan penghormatan kepada kedudukan mulia seluruh syuhada perlawanan, menekankan kelanjutan kebangkitan, keteguhan, dan dukungan terhadap bangsa-bangsa tertindas di kawasan.
Teks pernyataan tersebut adalah sebagai berikut:
Syahid dalam ajaran Islam bukanlah akhir dari kehidupan seorang mujahid; melainkan awal keabadiannya dan kelanjutan jalan yang telah dibuka dengan iman dan pengorbanan. Sejarah perlawanan penuh dengan para lelaki yang di tengah badai, menegakkan tubuh setinggi iman dan dengan mengorbankan jiwa mereka, memaknai kehormatan dan kebebasan; para lelaki yang pergi agar panji kebenaran tidak jatuh ke tanah dan cahaya perlawanan tidak padam dalam kegelapan kezaliman dan pendudukan.
Hari syahidnya Sayyid Hasyim Shafi al-Din, mujahid yang gigih dan Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah Lebanon, mengingatkan kita pada nama seorang lelaki yang menghabiskan hidupnya di jalan perlawanan dan pembelaan terhadap cita-cita yang diyakininya, dan akhirnya bergabung dengan kafilah syuhada di jalan ini. Syahidnya menambah lembaran lain pada catatan kriminal rezim Zionis yang berlumuran darah; rezim yang dengan mengandalkan teror dan agresi berusaha menghancurkan kehendak bangsa-bangsa di kawasan, lupa bahwa pemikiran yang disirami dengan darah syuhada tidak dapat dipadamkan dengan teror.
Syahid Shafi al-Din adalah dari generasi yang mengajarkan kepada musuh bahwa medan perlawanan bukanlah medan mundur dan menyerah. Perlawanan tidak berhenti dengan syahidnya seorang komandan; melainkan darah syuhada memperkokoh tekad, merapatkan barisan, dan menegakkan panji perjuangan lebih tinggi. Jika musuh mengira dengan menyingkirkan tokoh-tokoh perlawanan dapat mengubah arah sejarah, ia melupakan satu kenyataan besar; mazhab perlawanan tidak terbatas pada individu; ia berakar pada iman, kehormatan, cinta kebebasan, dan kehendak bangsa-bangsa yang tidak akan menyerah pada paksaan dan pendudukan.
Hari ini, darah para syuhada perlawanan telah menyingkap tabir dari wajah sebenarnya rezim Zionis dan para pendukung kejahatannya. Kejahatan, teror, dan agresi tidak akan pernah dapat menyingkirkan kebenaran dan membungkam jeritan ketertindasan bangsa-bangsa di kawasan. Kekuatan sejati dalam logika perlawanan bukanlah pada senjata dan kegaduhan kekuatan-kekuatan arogan, melainkan pada iman manusia-manusia yang demi membela martabat dan kebebasan, rela mengorbankan jiwa mereka.
Tanpa keraguan, nama dan kenangan Sayyid Hasyim Shafi al-Din akan termasuk dalam nama-nama abadi para mujahid yang syahidnya bukanlah titik akhir, melainkan awal babak baru dari kebangkitan dan keteguhan. Tubuh syuhada beristirahat di tanah, tetapi cita-citanya bergerak dalam jiwa generasi-generasi baru; komandan pergi, tetapi panji tidak jatuh ke tanah; dan darah syuhada menggambar jalan masa depan dengan tinta merahnya.
Dewan Koordinasi Dakwah Islam, sekaligus memperingati hari syahidnya Sayyid Hasyim Shafi al-Din dan memberikan penghormatan kepada kedudukan mulia seluruh syuhada perlawanan, menekankan kelanjutan kebangkitan, keteguhan, dan dukungan terhadap bangsa-bangsa tertindas di kawasan. Tanpa keraguan, jalan para syuhada perlawanan akan berlanjut dengan tekad yang teguh, dan panji yang ditegakkan dengan darah suci mereka, dengan karunia Allah, tidak akan pernah jatuh ke tanah.
Komentar Anda