Rabu 26 Agustus 2026 - 18:42
Komunitas Medis adalah Aset Berharga untuk Menjaga Kehidupan dan Kesehatan

Hawzah / Pimpinan Hawzah Ilmiyah se-Iran menegaskan: Komunitas medis yang terpelajar adalah aset berharga yang terdiri dari ilmu pengetahuan, keterampilan, dan etika profesional, yang misinya adalah menjaga kehidupan dan kesehatan.

Berita Hawzah – Ayatullah Alireza A'rafi, Pimpinan Hawzah Ilmiyah se-Iran, dalam sebuah pesan yang memuliakan perjuangan para dokter, menegaskan: Komunitas medis yang terpelajar dan tenaga kesehatan adalah aset berharga yang terdiri dari ilmu pengetahuan, keterampilan, dan etika profesional, yang menjalankan misinya dalam menjaga karunia Tuhan yang paling berharga, yaitu kehidupan dan kesehatan manusia.

Berikut adalah pesan lengkap Ayatullah A'rafi:

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

"Dan barang siapa yang menghidupkan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah menghidupkan seluruh manusia."
(QS. Al-Ma'idah, ayat 32)

Komunitas medis yang terpelajar dan tenaga kesehatan adalah aset berharga yang terdiri dari ilmu pengetahuan, keterampilan, dan etika profesional, yang menjalankan misinya dalam menjaga karunia Tuhan yang paling berharga, yaitu kehidupan dan kesehatan manusia.

Kedokteran dalam logika tauhid bukan sekadar kumpulan ilmu pengetahuan dan teknik untuk mendiagnosis serta mengobati penyakit; melainkan ilmu yang humanis dan tanggung jawab moral, di mana penelitian dan pengalaman berpadu dengan martabat manusia, kasih sayang terhadap mereka yang menderita, dan amanah dalam menjaga jiwa manusia. Seorang dokter, di samping memanfaatkan pencapaian ilmiah terkini dan teknologi canggih, harus senantiasa menjaga kehormatan manusia, harapan pasien, dan kepercayaan masyarakat.

Imam Ali as berkata:

«العِلمُ سُلطانٌ؛ مَن وَجَدَهُ صالَ بِهِ، ومَن لَم یَجِدْهُ صیلَ عَلَیهِ»

"Ilmu adalah sultan; barang siapa yang mendapatkannya, ia akan berkuasa dengannya, dan barang siapa yang kehilangannya, ia akan dikuasai."

Ilmu pengetahuan adalah kekuatan; siapa yang meraihnya, ia menjadi perkasa karenanya, dan siapa yang terhalang darinya, ia akan ditundukkan. Oleh karena itu, kemajuan kedokteran di negara kita memerlukan keberlanjutan dalam produksi ilmu pengetahuan, pengembangan penelitian dasar dan terapan, penguatan pendidikan, pemanfaatan kecerdasan teknologi modern, serta pemeliharaan simultan terhadap etika dan keadilan dalam kesehatan.

Hari Dokter adalah kesempatan untuk menghargai upaya-upaya ilmiah dan perjuangan tulus para dokter yang melayani masyarakat di rumah sakit, pusat-pusat kesehatan, universitas, serta bidang penelitian dan pendidikan, dengan penuh tanggung jawab dan pengorbanan. Bersamaan dengan mengenang para syuhada mulia di bidang kesehatan dan memberikan penghormatan kepada kedudukan semua pelayan di bidang pengobatan, saya sampaikan ucapan selamat yang tulus kepada komunitas medis, para dosen, peneliti, residen, dan mahasiswa kedokteran, terutama para dokter yang berkomitmen dan gigih di Provinsi Qom serta Universitas Ilmu Kedokteran Qom.

Di hadirat Allah Yang Maha Tinggi, saya memohonkan untuk semua dokter dan para pelaku di bidang kesehatan, keberhasilan yang semakin meningkat dalam jalur ilmu dan pengabdian, kemuliaan dan kejayaan, kesehatan dan keselamatan, serta untuk pasien dan mereka yang menderita, kesembuhan yang segera dan sempurna.

Alireza A'rafi
Pimpinan Hawzah Ilmiyah

Tagar

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha