Sabtu 22 Agustus 2026 - 12:10
Syahid Sayyid Ali Khamenei adalah Tokoh Unggul dalam Berbagai Bidang Ilmu Pengetahuan dan Budaya

Hawzah / Sekretaris Jami'ah Muballighin (Perhimpunan Para Mubalig) menyampaikan bahwa salah satu ciri terpenting Pemimpin syahid Revolusi Islam adalah kajian luas dan kedalaman ilmu dalam berbagai bidang.

Berita Hawzah – Pertemuan besar para ulama dan kalangan hawzah dalam rangka memperingati 40 hari pemakaman Imam Syahid (Sayyid Ali Khamenei ra) diselenggarakan pada Jumat malam, 21 Agustus 2026, di Madrasah Ilmiah Imam al-Qa’im (aj), Teheran. Acara tersebut dihadiri oleh para imam jamaah masjid, sejumlah ulama dan mubalig agama, serta Hujjatul Islam wal-Muslimin Sayyid Mojtaba Badri, dosen di Hawzah dan Universitas. 

Hujjatul Islam Gharavi, sekretaris Perhimpunan Para Mubalig, dalam acara tersebut menyampaikan bahwa salah satu karakteristik terpenting Syahid Sayyid Ali Khamenei ra adalah luasnya wawasan membaca dan kedalaman pengetahuan di berbagai bidang. Ia mengatakan, “Tidak banyak orang yang mengetahui bahwa beliau setiap tahun membaca ratusan jilid buku, dan terkadang mampu menyelesaikan satu buku secara keseluruhan hanya dalam waktu satu atau dua hari.”

Hujjatul Islam Gharavi melanjutkan: “Hasil dari bertahun-tahun membaca dan melakukan penelitian tersebut adalah terbentuknya sebuah khazanah pengetahuan dan wawasan yang sangat besar. Beliau memiliki pengetahuan yang luas dan luar biasa di berbagai bidang, termasuk sastra kontemporer Iran dan dunia. Keluasan pandangan serta wawasan ilmunya inilah yang menjadi salah satu sisi kepribadian beliau yang selama ini kurang mendapat perhatian.”

Pentingnya Memperkenalkan Pemimpin Syahid kepada Generasi Muda

Pakar keagamaan ini menegaskan: "Kita sebenarnya dapat memperkenalkan sosok ini kepada generasi muda dengan cara yang membuat mereka lebih mengenal dimensi keilmuan, kebudayaan, dan kepemimpinan beliau. Saat ini, kurangnya pemahaman tersebut terasa di tengah masyarakat, dan banyak generasi muda yang belum cukup mengetahui kapasitas pemikiran dan keilmuan dari tokoh besar ini."

Ia, seraya menyinggung kedekatan pemimpin syahid tersebut dengan generasi muda, mengatakan: "Beliau memiliki hubungan yang mendalam dan berkesinambungan dengan kaum muda. Melalui berbagai pertemuan, beliau secara langsung mengikuti persoalan dan keprihatinan mereka. Pengetahuan beliau yang luas mengenai persoalan masyarakat dan generasi muda merupakan salah satu karakteristik yang selama ini kurang mendapat perhatian."

Ayatullah Sayyid Abduljawad Alamul Huda Mendedikasikan Hidupnya untuk Mendidik Para Santri

Ia kemudian menyinggung sosok almarhum Ayatullah Sayyid Abduljawad Alamul Huda, mantan penanggung jawab Hawzah Ilmiah Imam al-Qa’im as, dan mengatakan: Beliau mendedikasikan hidupnya untuk mendidik dan membina para santri.

Hujjatul Islam Gharavi menambahkan: Hawzah-hawzah ilmiah merupakan pusat pelayanan kepada masyarakat, dan almarhum Sayyid Alamul Huda menjadikan Hawzah Ilmiah Imam al-Qa’im sebagai pusat pelayanan tersebut.

Tagar

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha